Langsung ke konten utama

Postingan

Mengapa Anda Menulis?

Kehidupan ini, ada begitu banyak pengaruh yang dapat diciptakan dari suatu tulisan. Kata-kata yang disampaikan ke dalam bentuk tulisan tergantung tujuan si penulis. Maka, karakter seorang penulis sangat mempengaruhi isi dari tulisannya. Dengan siapa ia berteman? Seperti apa lingkungannya? Apa tujuannya menulis? Hal apa yang melatarbelakanginya menulis? Ada begitu banyak pertanyaan yang harus diajukan kepada diri kita, dan berdiskusi dengan diri sendiri agar dapat menjawab dengan bijaksana. Jangan sampai kita menulis untuk mengikuti keinginan pembaca, yang beragam dan tidak akan ada habisnya, sehingga melupakan kaidah kepenulisan itu sendiri. Ada begitu banyak hal yang berkelabat dalam pikiran saya pribadi, ketika saya harus bertanya “Mengapa saya menulis?” Ketika hal buruk terjadi pada saya, merasakan sakitnya, saya tidak ingin orang lain merasakan hal yang sama, maka saya menuliskannya. Tatkala begitu banyak kejadian buruk di sekitar, atau hal yang menakjubkan, menjadi pe...

Puasa Menambah Pengalaman Spiritual | Oasera Bagian-2

Puasa Ramadan adalah puasa wajib yang dilakukan setiap hari selama sebulan penuh oleh orang Islam, kecuali bagi orang-orang yang punya alasan sesuai hukum syariat sehingga harus tidak berpuasa. Ujian dalam berpuasa selain menahan lapar dan dahaga, adalah harus mampu mengelola emosi, terutama memperbaiki cara berpikir dan mengelola hati agar terhindar dari penyakit jiwa, jiwa yang bersih akan menciptakan tutur kata dan bahasa yang baik pula melalui lisan. Bagaimana ketika berpuasa di tengah bencana alam dan wabah penyakit? Tentu saja tidak keluar dari prinsip dari teori tadi, tentang bahwa semoga dengan berpuasa akan menambah rasa sabar dan syukur kepada kita jika merasa ujian itu telah bertubi-tubi, sesungguhnya Allah selalu Maha Kuasa dan Maha Mengetahui yang terbaik atas   hamba-Nya. Belajar dari wilayah-wilayah yang bahkan sedang terjadi konflik peperangan, yang sedang di bawah tekanan seperti Palestina, Suriah, Yaman, dan lainnya, Muslim di sana di antara puing-puing...

Refleksi Pendidikan (Anak Istimewa) Indonesia | Opini

Indonesia mengalami perombakan kabinet pemerintahan berulang kali, salahsatunya dalam bingkai pendidikan. Masyarakat kita dihuni oleh hampir dari elemen masyarakat yang berkarakter ‘latah’, seolah segalanya sirna dengan waktu yang terus berpindah, konon lagi media daring yang semakin populer dan mengalami kemajuan berkala. Dua Mei pun berlalu, sejumlah kalangan yang bergerak dalam bidang pendidikan memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), adalah agak sedikit berbeda dari penanggalan dan makna daripada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dari biasanya, karena kali ini pendidikan harus berada di tengah wabah Covid-19 dan memasuki pertengahan puasa Ramadan pula, dan di beberapa bagian wilayah Aceh sedang mengalami ujian tambahan yaitu banjir. Filosofinya amat dalam bagi rakyat Aceh, terlepas dari momentum tersebut, dahulu almarhum Prof Ali Hashimy yang pernah menjabat sebagai gubernur Aceh mengawalinya dengan pembangunan dan kemajuan pendidikan dengan didirikannya perg...

Tentang Flash Fiction Si Cerita Mini

Aroma Hujan * Langit terus saja menumpahkan tangisnya, tangis kebahagiaan bagi sebagian manusia, tangis kesedihan bagi manusia lainnya. Air terus menggenang, enggan menyusut, halaman semakin terendam, menyatu dengan air pembuangan dari trotoar jalan. Senja semakin gelap, seakan meganya ditelan awan yang menggumpal menghitam. Hujan terus menepuk-nepuk lantai tanah, mengeluarkan aromanya yang khas. Lama tidak terdengar, akhirnya kur suara kodok kembali terdengar, berpaduan suara, memecah kedinginan suasana, semakin padu di balik tirai tingkap. Ya, gadis berparas ayu itu terus saja memandang angsa yang hilir-mudik seraya berenang dan menenggelamkan kepalanya, lalu kembali diangkat, begitu seterusnya. Gadis ayu bernama Meurah, yang terhitung tiga hari lamanya belum keluar dari biliknya. Meurah malu, karena poninya seperti tangga perosotan bertingkat, dengan polosnya ia menggapai gunting yang dipakai Emak menjahit, dan memainkan ke rambut depannya itu, sembari berceloteh meng...

Oasera Bagian Satu | Oase Rahma An

Hari ke lima belas di Ramadan kali ini, bahkan sahur pun kami tak tenang menikmati, tidur tak mampu nyenyak, hujan deras terus belum berhenti dalam acuan reda. Halaman dan pekarangan sekeliling rumah telah banjir, beberapa senti lagi kemungkinan akan masuk ke dalam rumah, jika terus saja tumpah air dari langit. Bahkan ada beberapa rumah lainnya yang sudah masuk ke dapur mereka. Biasamya sederas bagaimana pun, air hanya tergenang di halaman saja, kecuali masa banjir bandang kiriman dari wilayah yang berbeda. Belum lagi jemuran yang belum jelas kapan keringnya, padahal yang kotor lainnya pun sudah mulai menumpuk lagi. Berita masih terus saja membahas tentang wabah Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhir. Ada pula berita bayi yang diduga meninggal karena ditelantarkan oleh pihak rumah sakit, karena efek antisipasi pandemi, sedih sekali membaca postingan orangtuanya yang terpukul kehilangan anaknya yang cantik itu yang baru memasuki usia satu bulan, kecewa karena ketidakp...

Ramadan Momentum Memperbaiki Hubungan Sosial Antar Sesama

Ramadan adalah bulan mulia, bulan penuh berkah dan kesempatan memperoleh ampunan Allah lebih besar di dalamnya, bagi orang-orang yang bertakwa. “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” ( QS Al-Baqarah ayat 183) Beriman adalah mempunyai ketetapan hati, yakin kepada kekuasaan Tuhan Yang Esa, kemudian membenarkannya dengan diucapkan melalui lisan, serta diamalkan dalam perbuatan. Bukan hanya berdoa agar dijadikan ke dalam golongan orang beriman, tetapi harus disertai dengan amal perbuatan, karena kalimat saja tidak cukup tanpa praktik dalam mengerjakan segala amalan yang diperintahkan dalam aturan ajaran Islam. Selain perintah, adapula larangan, berarti selain mengerjakan ada pula larangan untuk tidak melakukan hal tertentu yang dilarang dalam ajaran agama. Ketika kita patuh dan taat dalam melaksanakan aturan agama dan meninggalkan hal yang dilarang, itulah yang disebut takwa, or...

Cara Praktis Berolahraga di Rumah

Olahraga adalah bentuk kerja daripada gerak badan dalam rangka menguatkan dan menyehatkan tubuh. Banyak jenis olahraga, di antaranya; berkuda, bersepeda, memanah, berenang, dan lain sebagainya, hampir seluruhnya dilakukan di luar rumah daripada yang di dalam ruang, ada memang yang indoor (dalam ruangan) akan tetapi sebagiannya juga memerlukan alat penunjang yang tidak semua orang memilikinya. Olahraga sebenarnya adalah rutinitas yang tidak rumit jika kita membiasakannya, minimal lima belas menit atau maksimal tiga puluh menit setiap hari. Manfaat olahraga sangat banyak bagi tubuh dan sebagai penunjang kesehatan, ya meski sakit bisa datang kapan saja tanpa permisi, terlebih dengan perubahan cuaca dan juga bisa dari makanan yang dikonsumsi, atau polusi udara dan ketidakbersihannya suatu benda, namun tidak ada salahnya kita berusaha menjaga kesehatan dengan berolahraga. Selain untuk mencegah berbagai penyakit, olahraga juga   dapat meningkatkan daya tahan tubuh, agar tidak ...

Mudahnya Menanam Taoge yang Memberikan Banyak Manfaat Bagi Kesehatan

Taoge adalah kecambah dari kacang-kacangan ( Phaseulus Radiatus ), seperti kacang hijau ( Vigna Radiata ) dan kacang kedelai, umumnya dibuat dari kacang hijau. Kacang hijau memiliki banyak protein nabati yang sangat dibutuhkan tubuh, jika dikonsumsi tersendiri. Taoge dari kacang hijau lebih mudah dibudidayakan. Kecambah atau taoge adalah tunas/tumbuhan muda ( sporofit ) yang berkembang dalam tahap embrionik dalam biji. Taoge berkembang dalam satu tahap awal dari benih biji dengan cepat apabila wadah tumbuhnya mendukung. Taoge memiliki tiga bagian yaitu radikula (embrio/biji), hipokotil (daun di bawah biji), dan katiledon (daun lembaga/biji). Ramadan ada baiknya kita mengonsumsi banyak sayur yang dapat memberikan pemenuhan gizi bagi tubuh untuk mendukung kesehatan, terlebih lagi untuk kelancaran beribadah dan beraktivitas selama berpuasa. Sayur tidak harus dibeli, selama #dirumahaja kita dapat mencoba menanam berbagai sayur yang dapat dengan mudah dipetik jika ingin dikonsumsi. Te...

8 Irama Bacaan Al-Qur’an

doc.animasipro | Rahma An *galeri Membaca Al-Qur’an dengan irama atau suara yang merdu dikenal dengan tilawah Al-Qur’an. Tilawah sudah dikenal sejak lama, yaitu membaguskan intonasi bacaan Alquran dengan menyertakan hati yang khusyuk. Membaca Alquran dengan indah akan lebih mudah dalam mendalami maknanya. Banyak pendapat ulama bahwasanya tilawah bukan sekadar membacanya dengan tartil, akan tetapi juga harus sesuai tajwid, makhraj, dan menyesuaikan dengan hukum bacaan. Tilawah adalah amalan yang dianjurkan, karena Allah menyukai orang yang membaguskan bacaan Qur’an-nya. Dalam sebuah riwayat dikisahkan, Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam pernah lewat ketika Abu Musa sedang membaca Al-Qur’an, Nabi berhenti untuk mendengarkan bacaan sahabatnya tersebut. Kemudian Rasulullah bersabda: “Sungguh ia (Abu Musa) telah diberi keindahan suara sebagaimana keindahan suara keturunan Nabi Daud.” (HR Bukhari, Muslim) Seni suara dalam membaca Al-Qur’an telah turun-temu...